Waktu Operasional : Senin - Sabtu pukul 10.00 - 18.00 WIB

Permintaan Faktur Pajak hanya dilayani sampai tanggal 10 bulan berikutnya , lebih dari tanggal itu tidak bisa diproses, Mohon segera mendaftarkan data anda dengan login / register

“AMD mengklaim tiga CPU X3D-nya dalam game esports — Ryzen 7 9800X3D, Ryzen 9 9950X3D dan 9955HX3DAMD mengklaim tiga CPU X3D-nya Bisa Capai 1000 FPS”

“AMD mengklaim tiga CPU X3D-nya dalam game esports — Ryzen 7 9800X3D, Ryzen 9 9950X3D dan 9955HX3DAMD mengklaim tiga CPU X3D-nya Bisa Capai 1000 FPS”


AMD klaim bahwa beberapa CPU X3D mereka (Ryzen 7 9800X3D, Ryzen 9 9950X3D, dan 9955HX3D mobile) bisa capai 1000 FPS di beberapa game esports kayak CS2, Valorant, League of Legends, dll. HotHardware+3Tom's Hardware+3PCGamesN+3
Tapi ya, seperti biasanya, “1000 FPS” itu bukan angka yang keluar dari kondisi umum semua orang. Ada catatan penting & hardware pendukung yang harus ekstra. Yuk kita bahas bareng, biar makin jelas kalau klaim itu cuma promosi atau bisa dipakai realistik.


🔧 Hardware & Kondisi Pendukung yang Dipakai AMD

Biar bisa mencapai 1000 FPS seperti yang diklaim, ini syarat yang harus dipenuhi berdasarkan slide / bocoran informasi:

  • GPU kuat: Untuk bisa mencapai FPS tinggi itu, AMD pakai GPU-kelas atas seperti GeForce RTX 5080 atau RTX 5090D — terutama untuk desktop. Tom's Hardware+2HotHardware+2
  • RAM cepat & latency rendah: Digunakan RAM DDR5 6000 MT/s dengan CL30 (latency cukup rendah) agar bottleneck RAM tidak menghalangi. Tom's Hardware+1
  • Resolution & setting: Semua klaim tadi pakai 1080p dan pengaturan grafis yang ringan/low-medium dalam game esports. Grafik berat, efek visual tinggi, resolusi lebih tinggi akan menurunkan FPS drastis. Tom's Hardware+2HotHardware+2
  • Fitur dan setting sistem: Beberapa setting perlu dioptimasi; slide klaim AMD menyebut bahwa SAM/Resizable BAR aktif, virtualisasi (atau fitur overhead) dimatikan. Tom's Hardware+1
  • Pendinginan & suhu: Tidak ada informasi spesifik tentang cooler / sistem pendingin dalam beberapa game test, tapi jelas bahwa sistem harus mampu menjaga CPU/GPU agar tidak throttling karena panas. Kalau suhu tinggi, performa tinggi tidak bisa dipertahankan. Tom's Hardware+1

⚠️ Kenapa Angka 1000 FPS Sulit Disamai di Pemakaian Umum

Walaupun klaim keren, ada sejumlah hambatan kalau kita coba di setup biasa:

  1. Monitor yang terbatas
    Siapa punya monitor 1000 Hz? Hampir nggak ada di konsumen biasa. Jadi meskipun CPU + GPU bisa output 1000 FPS, kita nggak bisa lihat perbedaannya kalau monitor cuma 240 Hz, 360 Hz, atau maksimal 500-720 Hz. HotHardware+1
  2. GPU bukan faktor kecil
    CPU bagus banget pun, kalau GPU yang dipakai tidak sepadan, FPS akan limit oleh performa GPU. Efek visual, shading, partikel, resolusi tekstur tetep membebani GPU.
  3. Thermal & kebersihan lingkungan
    Sistem pendingin harus baik, aliran udara case mesti bagus. Kalau case penuh kabel atau kotor, suhu bisa naik, yang bikin CPU/GPU turunin clock (throttling).
  4. Variasi game & kondisi nyata
    Game esports bikin setting paling ringan, map kecil, gak banyak efek visual, latency jaringan bagus. Di kondisi nyata—map ramai, banyak pemain, efek visual + background load—FPS bisa drop jauh. Beberapa uji pengguna melaporkan di map intens/5v5 match, frame rate bisa jauh di bawah klaim. Tom's Hardware

Jadi, menurut gue:

  • Klaim 1000 FPS itu bisa berlaku kalau semua syarat dipenuhi: CPU X3D top, GPU kelas atas, RAM cepat, sistem bagus, resolusi & setting ringan.
  • Tapi buat kebanyakan gamer biasa: setting menengah, monitor standar, GPU dan pendingin biasa — performanya bakal jauh di bawah itu. Mungkin di kisaran ratusan FPS tinggi, bukan seribu.
  • Jadi klaim ini lebih sebagai promosi & daya tarik teknis dari AMD, bukan sesuatu yang bakal dialami semua orang. Tapi bukan berarti nol manfaat — CPU X3D memang terbukti performanya bagus di game esports ringan dan bisa ngasih keunggulan kalau latensi & FPS sangat diperhatikan.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *