Waktu Operasional : Senin - Sabtu pukul 10.00 - 18.00 WIB

Permintaan Faktur Pajak hanya dilayani sampai tanggal 10 bulan berikutnya , lebih dari tanggal itu tidak bisa diproses, Mohon segera mendaftarkan data anda dengan login / register

“Shortage NAND Karena AI: SSD Bisa Jadi Lebih Mahal Selama Beberapa Tahun ke Depan”

Yuk kita ngobrol santai soal kondisi dri storage dan memori yang sekarang — khususnya kenapa Phison CEO bilang bahwa harga NAND sudah lebih dari dua kali lipat dan kapasitas produksi untuk 2026 sudah “terjual habis” — ini artinya buat kita pengguna biasa harus siaga. Tom's Hardware+2DIGITIMES Asia+2


🔍 Apa sih yang sebenarnya terjadi?

Beberapa poin yang menarik:

  • Karena ledakan kebutuhan AI/data center, demand untuk NAND (flash memory) dan bahkan HDD untuk penyimpanan besar jadi sangat tinggi — hingga pabrik dan rantai produksi “terkejar”. Hardware Busters+1
  • Contoh nyata: Chip NAND TLC 1-terabit yang dulu harganya US$4.80 di Juli 2025 kini sudah naik ke US$10.70 di November 2025. DIGITIMES Asia+1
  • Lebih parahnya lagi, semua kapasitas produksi NAND untuk tahun 2026 kabarnya sudah “sold-out” atau sudah dipesan seluruhnya oleh klien besar (data-center/hyperscaler) sebelum produk itu diproduksi. Tom's Hardware+1
  • Efeknya: Barang yang menggunakan NAND (SSD, terutama kapasitas besar/berkualitas) punya risiko harga naik atau stok terbatas untuk konsumen biasa.
  • Harga memori (DRAM) juga naik sehingga bukan hanya SSD yang kena imbas, tapi juga RAM. PC Gamer

✅ Apa artinya buat kita sebagai konsumen/pekerja komputer

Karena kondisi ini, beberapa hal bisa mulai kita pertimbangkan:

  • Kalau kamu rencana beli SSD baru, upgrade storage, atau rakit PC/laptop – bisa jadi harga tidak akan turun selama beberapa tahun ke depan; malah kemungkinan naik atau minimal stabil di level yang cukup tinggi.
  • Jika kamu butuh kapasitas besar (misalnya 2TB+ SSD atau sangat banyak penyimpanan), mungkin sekarang ini waktu yang tepat untuk survei harga dan beli—karena kapan stok atau harga bisa tiba-tiba berubah.
  • Untuk pengguna yang “cukup” dengan kapasitas sedang (misalnya 1TB SSD + HDD biasa) dan tidak urgent upgrade – bisa menunda sambil lihat perkembangan — tapi jangan terlalu berharap “diskon gede” datang segera.
  • Perlu juga mempertimbangkan jenis SSD/NAND: karena permintaan dari data center membuat jenis “premium” atau kapasitas besar mungkin lebih mahal; mungkin pilihan “value SSD” dengan spesifikasi cukup bisa jadi lebih realistis.

⚠️ Catatan penting untuk diketahui

  • Walau nampak buruk, ini bukan berarti segala SSD akan langsung mahal gila-gilan hari ini — banyak produk konsumer masih ada stok lama, promosi, atau merek yang mempertahankan harga.
  • Kenaikan harga juga bergantung pada kualitas & kapasitas: SSD kecil atau spesifikasi rendah mungkin kena dampak lebih ringan daripada SSD kapasitas besar / spesifikasi tinggi.
  • Risiko lainnya: kalau kamu menunggu terlalu lama berharap harga turun, bisa jadi meleset — karena stok bisa makin terbatas atau generasi berikut muncul dengan harga lebih tinggi.
  • Faktor lain juga berpengaruh: kurs valuta, pajak impor, rantai pasokan lokal di Indonesia – kenaikan harga global bisa terpental lebih besar ke konsumen lokal.

Kalau saya saran:

“Jika saya di posisi kamu yang suka rakit PC / upgrade storage – saya akan mulai melihat peluang sekarang untuk SSD kapasitas cukup (misalnya 1-2TB) dengan harga yang mungkin masih tolerable. Tapi kalau saya punya budget terbatas, saya tetap fokus ke ‘cukup untuk sekarang’ dan pastikan upgrade di masa depan tetap terbuka.”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *